PROPOSAL USAHA CUPCAKE
I.
LATAR BELAKANG
Dengan adanya mata
kuliah kewirausahaan yang menjadi kurikulum pada perkuliahan saya di
universitas gunadarma dan juga untuk memenuhi tugas dari mata kuliah tersebut.
Maka saya mempunyai ide untuk membuat usaha di dalam bidang makanan ringan berupa
cupcake. Sasaran pembeli saya adalah
mahasiswa/i dan juga masyarakat umum.
II. RUMUSAN
MASALAH
Rumusan masalah dalam
program kwirausahaan ini yaitu :
1. Bagaimana
mencari minat konsumen terhadap makanan yang mengenyangkan?
2. Bagaimana
membuat inovasi dan menjaga kualitas terhadap produk agar terus diminati oleh
semua kalangan?
III. TUJUAN
USAHA
Tujuan usaha ini yaitu
menjadi salah satu usaha kuliner yang sukses diTangerang dengan omset yang
tinggi sehingga dapat membuka banyak cabang diIndonesia dan membuka peluang
baru untuk mengurangi pengangguran.
IV. ANALISIS
SWOT
1. Strength
:
- Serbaguna. Selain dikonsumsi sendiri
dapat juga dijadikan sebagai oleh-oleh dan souvenir acara seperti pernikahan,
ulangtahun, dan lain-lain.
-
Harga yang ditawarkan cukup murah dan
terjangkau untuk mahasiswa/i.
-
Penamilan dan rasa yang cukup menarik.
2. Weakness
:
-
Tidak cocok untuk penikmat kue atau
roti.
-
Banyak persaingan cupcake berbagai
negara diIndonesia.
3. Opportunity
:
-
Digemari sebagian besar pencinta
kue/cake.
- Adanya layanan pesan antar, sehingga
konsumen tetap dapat menikmati produk cupcake kami.
- Usaha yang menarik, dengan begitu kami
berharap masyarakat dan mahasiswa/i mendukung berkembangan usaha kami.
4. Threat
:
- Ancaman yang mungkin terjadi adalah whipcream
yang kami gunakan mencair apabila terlalu lama disimpan diluar.
-
Harga bahan baku yang sewaktu-waktu naik
dapat menyebabkan kenaikan harga.
V. ANALISA
PRODUK
5.1 JENIS
DAN NAMA PRODUK
Produk
yang kami pakai untuk usaha kami yaitu “cupcakelicious”.
5.2 KEUNGGULAN
1. Memiliki
berbagai macam bentuk dan rasa sesuai dengan permintaan.
2. Membuka
lapangan kerja bagi masyarakat dan mahasiswa/i yang berminat untuk menjadi
resseler produk kami.
5.3 STRATEGI HARGA
Strategi harga yang
kami lakukan berdasarkan survey pasar dari kisaran harga cupcake pada umumnya.
Dapat menyesuaikan tujuan pasar dan tetap bersaing. Hal ini bertujuan agar
produk kami dapat diterima oleh kalangan umum.
5.3 STRATEGI
DISTRIBUSI DAN PROMOSI
Kami akan menjaring
relasi dari beberapa pemilik atau agen kue pada beberapa pasar yang berada
tidak jauh dari tempat pengolahan seperti pasar-pasar yang berada diwilayah
perkotaan dan supermarket/minimarket. untuk mendukung usaha kami, akan dishare
dibeberapa media social contohnya path atau instagram dan membuat brosur yang
akan kami sebarkan dilingkungan sekolah atau kampus.
5.4 ANALISA
PASAR
5.4.1
PROFIL KONSUMEN
Target profil konsumen
kami adalah seluruh masyarakat terutama para pelajar dan mahasiswa/i.
5.4.2
PESAING DAN PELUANG PASAR
5.4.2.1 POTENSI
DAN SEGMENTASI
Dengan berbagai
unggulan yang tidak dimiliki oleh olahan kue yang lainnya menjadi motivasi
utama kami untuk mencoba usaha dibidang ini. Dengan situasi persaingan pasar
yang cukup ketat, kami akan terus meakukan survey pasar agar produk kami selalu
melakukan inovasi-inovasi selera konsumen.
5.4.3
STRATEGI PEMASARAN
5.4.3.1 JENIS-JENIS
PRODUK USAHA
Pada usaha kami ini
kami memberikan produk yang berbeda dari produk sejenis lainnya, seperti pada
rasa kuenya terdiri dari rasa greentea, tiramisu, Nutella, redvelvet,
blackfores, dan lain-lainya. Dan topping yang disediakan juga berbeda dengan
cupcake lainnya seperti oreo, kitkat greentea, skippy, toblerone, ovomaltine
dan lain-lain.
5.4.3.2 HARGA
Harga bervariasi
tergantung topping. Harga mulai 7500 sampai 18000 sesuai permintaan konsumen.
5.4.3.3 LOKASI
Tempat produksi kami
berlokasi di Tangerang. Saat ini, kami masih home industri, kami aktif dalam
mengikuti stand stand yang berada di mall Tangerang.
5.4.3.4 MEDIA
PROMOSI
Media promosi yang
digunakan antara lain :
1. Media social seperti blog, path dan Instagram.
2. Broadcast
message.
5.4.3.5 TARGET
Target program usaha
kami selama 1 tahun adalah berhasil menjual cupcake sebanyak 4800 cupcake.
VI. ANALISA
KEUANGAN
6.1 Penentuan Harga
Pokok Penjualan
|
JENIS PRODUK
|
BANYAK PRODUK
|
BIAYA POKOK
|
HPP
|
|
Untuk
produksi per minggu :
|
|
||
|
Tepung
Terigu
|
12,5 kg
|
12.000
|
150.000
x 4 = 450.000
|
|
Baking
Powder
|
150 gram
|
10.000
|
15.000 x 4 =
60.000
|
|
Garam
|
5 bungkus
|
5.000
|
25.000
x 4 = 100.000
|
|
Gula
Pasir
|
2,5 kg
|
10.000
|
25.000 x 4 =
100.000
|
|
Baking
Soda
|
100 gram
|
5.000
|
50.000
x 4 = 200.000
|
|
Minyak
Goreng
|
3 Liter
|
11.000
|
33.000 x 4 =
132.000
|
|
Wijen
|
5 Bungkus
|
5.000
|
25.000
x 4 = 100.000
|
|
Cokelat
|
10 Bungkus
|
20.000
|
200.000 x 4 =
800.000
|
|
Total
HPP Per Bulan
|
Rp.
1.842.000
|
||
6.2
TARGET PENDAPATAN 1 BULAN
|
JENIS
PRODUK
|
PRODUK
TERJUAL
|
HARGA
JUAL
|
PENDAPATAN
|
BIAYA
PRODUKSI
|
KEUNTUNGAN
|
|
Cupcake Greentea
|
100 Cupcake
|
7500
|
750.000
|
Rp. 1.842.000
|
|
|
Cupcake Tiramisu
|
100 Cupcake
|
7500
|
750.000
|
|
|
|
Cupcake Blackfores
|
100 Cupcake
|
7500
|
750.000
|
|
|
|
Cupcake Redvelvet
|
100 Cupcake
|
7500
|
750.000
|
|
|
|
Total
|
Rp. 3.000.000
|
Rp. 1.842.000
|
Rp. 1.158.000
|
||
·
Bila diamsumsikan penjualan 1 tahun maka
:
1. Pendapatan
yang dicapai Rp. 3.000.000 x 12 = Rp. 36.000.000
2. Biaya
Produksi Rp.
1.842.000 x 12 = Rp. 22. 104.000
3. Laba
kotor yang dicapai dalam 1 tahun Rp. 36.000.000
– Rp. 22.104.000
=
Rp. 13.896.000
6.3
TOTAL KEBUTUHAN MODAL KERJA
6.3.1 Investasi awal usaha
|
JENIS
INVESTASI
|
HARGA
|
|
Biaya Perlengkapan
|
|
|
Kompor
|
Rp. 900.000
|
|
Wajan
|
Rp. 100.000
|
|
Alat Pengorengan
|
Rp.40.000
|
|
Baskom
|
Rp. 20.000
|
|
Talenan
|
Rp. 5.000
|
|
Pisau
|
Rp. 4.000
|
|
Plastik
|
Rp. 4.000
|
|
Sewa Tempat
|
Rp. 1.500.000
|
|
Oven
|
Rp. 800.000
|
|
Total
|
Rp. 3.370.000
|
6.3.2
Pengeluaran Modal Kerja
|
JENIS
PENGELUARAN
|
JUMLAH
|
|
Investasi awal
|
Rp. 3.370.000
|
|
Kebutuhan modal kerja
pertama
|
|
|
Biaya tak terduga
- Operasi
per bulan
- Survei
|
Rp. 200.000
Rp. 500.000
|
|
Total
kebutuhan modal kerja
|
Rp. 26.174.000
|
6.3.3
RANCANGAN BIAYA
|
JENIS
PRODUK
|
BANYAK
PRODUKSI
|
BIAYA
POKOK
|
TOTAL
BIAYA
|
|
Kompor
|
2
|
450.000
|
900.000
|
|
Wajan
|
2
|
50.000
|
100.000
|
|
Alat Pengorengan
|
2
|
20.000
|
40.000
|
|
Baskom
|
2
|
10.000
|
20.000
|
|
Talenan
|
1
|
5.000
|
5.000
|
|
Pisau
|
2
|
2.000
|
4.000
|
|
Pelastik
|
2
|
2.000
|
4.000
|
|
Stand
|
1
|
1.500.000
|
1.500.000
|
|
Oven
|
2
|
400.000
|
800.000
|
|
|
|
|
|
|
Untuk produksi per
minggu
|
|
|
|
|
Tepung Terigu
|
12,5
kg
|
12.000
|
150.000
x 4 = 450.000
|
|
Baking Powder
|
150
gram
|
10.000
|
15.000 x 4 =
60.000
|
|
Garam
|
5
bungkus
|
5.000
|
25.000
x 4 = 100.000
|
|
Gula Pasir
|
2,5
kg
|
10.000
|
25.000 x 4 =
100.000
|
|
Baking soda
|
100
gram
|
5.000
|
50.000
x 4 = 200.000
|
|
Minyak Goreng
|
3
Liter
|
11.000
|
33.000 x 4 =
132.000
|
|
Wijen
|
5
Bungkus
|
5.000
|
25.000
x 4 = 100.000
|
|
Cokelat
|
10
bungkus
|
20.000
|
200.000 x 4 =
800.000
|
|
Modal kerja Utama
|
|
|
|
|
Operasional
|
|
|
|
|
Survey
|
|
|
|
|
Total
|
|
|
Rp. 26.174.000
|
Jadi
rancangan anggaran biaya yang diusulkan adalah Rp. 26.174.000.
VII. PENUTUP
Sebuah inovasi yang hebat tidak
pernah lepas dari ide sederhana yang kreatif. Walaupun cupcakelicious ini
terkesan sederhana, namun jika dipadukan dengan pola piker yang kreatif dan
inovatif maka tidaklah mustahil jika bias menjadi sebuah solusi besar yang
sangat membantu kita dalam melakukan usaha bisnis kue dengan keuntungan besar. Sebagai
wirausahawan yang baik, kami tidak akan membiarkan usaha ini berjalan secara
mendatar. Kami akan terus mencoba memperbaiki kualitas pekerjaan kami, agar
para peminat atau konsumen puas atas pelayanan dan citarasa roti yang kami
buat. Karena apabila kualitas roti kami tidak kami tingkatkan kemungkinan
besar usaha ini tidak akan maju dan terancam bangkrut.
